Seragam Gratis hingga Media Digital, Kukar Dorong PAUD Lebih Inklusif dan Merata

TENGGARONG – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperkuat kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak hanya diwujudkan melalui program, tetapi juga lewat intervensi langsung yang menyentuh kebutuhan dasar peserta didik.

Hal tersebut terlihat dari penyaluran bantuan seragam dan perlengkapan sekolah PAUD yang menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong pemerataan akses pendidikan sejak usia dini, khususnya di wilayah kecamatan.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Bunda PAUD Kukar, Andi Deezca Pravidhia Aulia kepada peserta didik PAUD di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kecamatan Tenggarong Seberang, Rabu (17/12/2025).

Ketua Panitia kegiatan, Mardi Santoso, menyebut bantuan ini bukan sekadar meringankan beban orang tua, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan belajar yang setara.

“Seragam dan perlengkapan sekolah adalah kebutuhan dasar. Ketika ini terpenuhi, anak bisa belajar lebih percaya diri dan orang tua pun lebih tenang,” ujarnya.

Menurut Mardi, pendekatan pendidikan PAUD tidak bisa berdiri sendiri. Peran orang tua menjadi kunci dalam mendukung proses belajar anak, sehingga kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman parenting yang selaras antara rumah dan satuan pendidikan.

“Kami ingin orang tua dan pendidik memiliki persepsi yang sama. Pendidikan anak usia dini bukan hanya soal belajar di kelas, tapi bagaimana pengasuhan di rumah juga mendukung,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 101 paket perlengkapan sekolah disalurkan kepada peserta didik PAUD. Bantuan meliputi seragam nasional, pramuka, batik, serta perlengkapan penunjang lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan anak.

Tak hanya itu, dukungan juga diperluas melalui penyediaan papan interaktif digital sebagai media pembelajaran. Fasilitas ini diharapkan mampu mendorong metode belajar yang lebih kreatif dan menyenangkan bagi anak usia dini.

Sementara itu, Sekretaris Bunda PAUD Kukar, Mariya Ester, menilai SKB Tenggarong Seberang telah menunjukkan model layanan pendidikan yang terintegrasi dan inklusif.

“Di sini terlihat bagaimana program Bunda PAUD, PKK, pendidikan kesetaraan, life skill, hingga layanan inklusi berjalan bersama. Ini mencerminkan ekosistem pendidikan yang saling menguatkan,” ujarnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.