PPU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengeluarkan peringatan kepada seluruh nelayan setempat terkait potensi gelombang laut yang cukup tinggi. Peringatan ini berlaku hingga 22 September 2024, dengan tinggi gelombang diprediksi antara 1,20 meter hingga 2,50 meter.
Peringatan ini berdasarkan prakiraan cuaca dan informasi tinggi gelombang harian yang diterbitkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Balikpapan pada 15 September 2024. BMKG memperingatkan adanya potensi cuaca buruk dan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia, termasuk wilayah perairan PPU.
“Melihat prakiraan cuaca tersebut, kami mengimbau para nelayan untuk tidak melaut selama beberapa hari ke depan, terutama pada tanggal yang telah ditentukan,” ungkap Kepala BPBD PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro.
Berdasarkan prakiraan cuaca tersebut, beberapa wilayah yang berisiko tinggi gelombang besar meliputi Perairan Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Laut Jawa, dan sejumlah perairan lainnya di Indonesia.
BPBD PPU juga mengingatkan agar nelayan berhati-hati dalam beraktivitas di laut pada tanggal tersebut. “Kami berharap nelayan dapat menunda kegiatan melaut agar terhindar dari bahaya gelombang tinggi dan cuaca buruk,” tutup Kuncoro. (ADV/*SBK)