SAMARINDA — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk mendorong desa dan kelurahan di wilayahnya berpartisipasi dalam Lomba Desa dan Kelurahan 2025.
Acara ini digelar di ruang Aula kantor DPMPD Kaltim, Jalan MT Haryono Samarinda, kegiatan ini bertujuan memotivasi para kepala desa dan lurah agar meningkatkan kinerja dan prestasi mereka.
Kepala Bidang Pemerintah Desa DPMPD Kaltim, Dakwan, menjelaskan kegiatan ini memberikan kiat-kiat dan strategi kepada desa dan kelurahan untuk bersaing di berbagai tingkatan, mulai dari kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Kami ingin membangkitkan semangat desa dan kelurahan untuk ikut berkompetisi, sesuai dengan Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan,” ujar Dakwan.
Lomba ini melibatkan 7 kabupaten untuk kategori desa dan 9 kabupaten/kota untuk kategori kelurahan.
Dalam tingkat nasional, kompetisi dibagi menjadi empat regional, dengan Kaltim masuk ke Regional 3 bersama Kalimantan dan Sulawesi.
Kaltim mencatat prestasi membanggakan dalam dua tahun terakhir. Pada 2022, Desa Sumber Agung, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, serta Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, berhasil menjadi juara tingkat nasional di Regional 3.
Pada 2023, Kaltim kembali meraih juara pertama Regional 3 melalui Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah.
“Kami juga bangga karena desa-desa dari kabupaten berhasil menunjukkan keunggulan. Tahun ini, meskipun hanya meraih juara dua nasional tingkat Regional 3, kami tetap mengapresiasi usaha keras dari Kabupaten Paser,” tambah Dakwan.
Di Kaltim sendiri, terdapat 841 desa dan 197 kelurahan. Perwakilan dari kabupaten seperti Balikpapan, Paser, dan Longikis hadir dalam FGD ini untuk menerima arahan serta motivasi agar lebih siap menghadapi lomba.
Dakwan juga menambahkan, penghargaan yang diberikan pada tingkat nasional tidak hanya berupa pengakuan, tetapi juga insentif bagi kepala desa dan lurah yang mampu membawa daerahnya berprestasi.
“Kita ingin setiap desa dan kelurahan di Kaltim terus berbenah agar dapat bersaing dan membawa nama baik provinsi,” tutupnya. (Adv/ Diskominfokaltim)
Penulis: Hanafi
Editor: Nicha R