BALIKPAPAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan terus mempercepat pembangunan Blok C Pasar Klandasan, yang merupakan bagian dari revitalisasi pasar tradisional di Balikpapan Kota. Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2024.
Kepala Disdag Kota Balikpapan, Haemusri Umar, menyatakan bahwa progres pembangunan sudah mencapai 50 persen. Hal ini terlihat dari struktur bangunan atap yang telah mulai terpasang. “Harapan kami, hingga akhir November, kontraktor dapat menyelesaikan pekerjaan hingga 65 persen. Itu wajib,” tegasnya, Selasa (5/11/2024).
Blok C Pasar Klandasan akan menampung gabungan pedagang dari Blok C dan Blok D yang mayoritas berjualan sembako dan buah. Penempatan kios akan dilakukan secara transparan melalui proses pengundian. “Tidak ada istilah serobotan. Semua murni berdasarkan hasil undian,” jelas Haemusri.
Operasional pasar ini juga menyesuaikan hasil pendataan pedagang yang telah disepakati bersama antara para pedagang dan Pemerintah Kota Balikpapan. Hal ini dilakukan untuk memastikan distribusi kios berjalan adil dan tertib.
Proyek pembangunan Blok C membutuhkan dana sebesar Rp 6,2 miliar yang berasal dari APBD Murni 2024. Pada proses lelang, proyek ini diikuti oleh 19 peserta, dengan PT Rakid Putra Sugihasan yang beralamat di Gunung Empat, Balikpapan Barat, sebagai pemenang tender. Pekerjaan konstruksi dijadwalkan selesai dalam waktu 150 hari kalender.
Selain itu, Haemusri menekankan pentingnya penyelesaian proyek sesuai jadwal agar pasar ini dapat segera beroperasi pada awal 2025. “Kami sangat berharap proyek ini selesai sesuai kontrak sehingga dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pedagang kecil,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, revitalisasi Pasar Klandasan merupakan bagian dari upaya Pemkot Balikpapan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pasar tradisional. Selain membangun fasilitas yang lebih modern, revitalisasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya tarik pasar tradisional sebagai pusat perdagangan.
Penulis: Aprianto
Editor: Nicha R