spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Warga GPA Desak Transparansi Pemkot Soal Perizinan GPA dan Daun Village

BALIKPAPAN – Puluhan warga Griya Permata Asri (GPA) bersama mahasiswa mendatangi kantor Wali Kota Balikpapan, pada Kamis (21/9/2023). Mereka meminta Pemerintah Kota Balikpapan untuk mau peduli terhadap nasib warganya yang terendam air.

Saat ini kondisi di Perumahan GPA khususnya RT 42 dan RT 52 tergenang air setinggi 2,5 meter sejak 3 minggu belakangan. Namun untuk wilayah RT 52 sudah hampir 4 bulan.

“Kami sudah cape di datangin ditanya-tanya aja, tapi nggak ada tindakannya juga. Makanya kami kesini memohon bantuan,” ujar Kamalia, salah seorang warga terdampak.

Dijelaskan Kamalia, jika kondisi saat ini di mana  air telah menggenang setinggi 2,5 meter akibatnya merendam 22 rumah warga. Dan bahkan saat ini nyaris masuk ke dalam masjid.

“Sudah ada 22 rumah. Dan masjid yang digunakan untuk mengungsi juga hampir masuk air,” jelasnya.

Dalam aksinya ini warga pun menuntut Pemerintah Kota Balikpapan untuk merealisasikan drainase di perum GPA RT 42 dan 52 agar air bisa segera surut.

“Kita juga meminta Pemkot Balikpapan untuk membuka transparansi dokumen perizinan pembangunan perumahan GPA dan Daun Village,” tutupnya.

Hingga berita ini dimuat, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud atau pejabat lainnya belum ada menampakkan diri untuk menemui warga yang berorasi.

Penulis: Aprianto
Editor: Nicha Ratnasari

16.2k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img