spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Studi Banding SMAN 3 Bontang ke PKTV: Jago Public Speaking Auto Cuan di Masa Depan

BONTANG – Public speaking adalah salah satu kemampuan yang dibutuhkan dalam banyak pekerjaan. Misalnya saja pada saat melakukan presentasi di depan umum. Seperti asal katanya speaking, hal ini sangat erat kaitannya dengan kemampuan berbicara.

Tapi apa itu public speaking? Apakah hanya sekedar keahlian dalam berbicara saja? Wait, tahan dulu. Meskipun terlihat mudah, seperti “kan cuma ngomong doang”. Tapi ternyata, public speaking menjadi salah satu hal yang menakutkan bagi banyak orang.

Ada banyak penelitian yang menyebutkan tentang ketakutan terhadap public speaking. Salah satunya CNBC News yang menuliskan bahwa, ketakutan untuk berbicara di depan umum dirasakan oleh 75% orang dewasa. Jadi, bukan cuma kamu yang tiba-tiba deg-degan, keringat dingin, dan gugup kalau disuruh ngomong di depan umum. Di luar sana, banyak orang yang merasakan hal demikian.

Berangkat pemikiran di atas, Kepala Sekolah SMAN 3 Bontang, Harwanti, S. Pd, menunjuk koordinator literasi yaitu Sriningsih untuk pelaksanaan program jurusan bahasa di akhir semester 2023 yang berkaitan dengan literasi kebahasaan, menganggap public speaking erat kaitannya dengan jurusan bahasa sebagai bekal dan modal dalam hal berbicara di depan umum.

Sehingga terlaksanalah kegiatan Studi Banding XII Bahasa ke salah satu stasiun televisi lokal yaitu PKTV Bontang. Setelah tahun sebelum-sebelumnya SMAN 3 Bontang juga memiliki program unggulan yang bekerja sama dengan Kampung Inggris Kediri Jawa Timur untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing siswa jurusan Bahasa SMAN 3 Bontang.

Bersama Tim PKTV Bontang, siswa-siswi Jurusan bahasa dibekali bagaimana tips and trik berbicara di depan umum, dan bagaimana kemampuan dalam membawakan acara televisi.

Acara diawali dengan sambutan Direktur Utama PKTV Bontang, Teguh Suharjono sekaligus memberikan paparan sejarah PKTV Bontang. Dilanjutkan dengan sharing kompetensi public speaking yang disampaikan oleh beberapa pembawa acara atau penyiar televisi baik berita langsung maupun tidak langsung.

Alek Supriatna, selaku wakil Kepala sekolah SMAN 3 Bontang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan kemampuan public speaking yang baik, kamu bisa menyampaikan gagasan, ide, informasi atau hal lainnya dengan baik kemampuan yang baik dan  Public Speaking dapat menjadi modal di masa depan, ketika melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu universitas, maupun ketika bekerja.

Meskipun banyak siswa yang merasa belum percaya diri namun para presenter PKTV tersebut terus menerus menekankan bahwa, public speaking adalah kemampuan yang dapat dipelajari dan dikembangkan. Dan kemampuan komunikasi adalah hal paling penting terutama untuk anak jurusan bahasa, tidak hanya untuk kariernya kelak, tapi juga kehidupan sehari-hari.

“Kamu akan mengalami momen di mana harus berbicara di depan umum. Misalnya, presentasi di depan kelas, memimpin rapat, presentasi di depan tim atau klien, dan lainnya,” beber RahmaTalita salah satu presenter PKTV yang memberikan materi pada 10 Januari 2023.

Acara ditutup dengan kegitan praktik menjadi penyiar berita yang diikuti oleh 30 siswa dan 2 orang guru pendamping.  Suci Ananda Oktaviani, salah satu siswa XII bahasa mengatakan bahwa acara ini sangat bermanfaat dan memberikan pengalaman yang luar biasa bagaimana menjadi seorang presenter, bagaimana bicara di depan umum agar tidak gugup dan paling penting berbicara depan kamera ternyata tidak mudah.

Acara terlaksana dengan baik dan menyenangkan serta memberikan wawasan bahwa kemampuan public speaking, selain untuk kepentingan akademik juga dapat menghadirkan cuan serta memperluas networking. (*)

Penulis: Sriningsih Hutomo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.