spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sambut HKJS, Sentra Budi Luhur Banjarbaru Bebaskan Pasung Penyandang Disabilitas Mental

KAPUAS – Salah satu upaya Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental (BRSPDM) Sentra Kreasi Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Budi Luhur Banjarbaru membangun pemahaman dan kepedulian masyarakat dalam mewujudkan inklusifitas penyandang disabilitas mental diberbagai bidang yaitu membebaskan pasung dari para penyandang disabilitas mental di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah.

Badriyah, Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru, di sela-sela persiapan kegiatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) di Palangkaraya, Kamis (6/10/2022), mengatakan setiap ada aduan masyarakat, LSM, orsos dan dinas sosial setempat, kemudian dilakukan penjangkauan berupa seleksi dan identifikasi serta melaksanakan tahap asesmen terhadap masalah dan kebutuhan klien.

“Kasus pemasungan bagi penyandang disabilitas mental di wilayah Kabupaten Kapuas ini laporan yang masuk ada 25 kasus. Hari ini kita baru bisa membebaskan dua kasus di Kabupaten Kapuas, antara lain di Desa Terusan Makmur kecamatan Bataguh, dan desa Tajepan kecamatan Kapuas Murung,” ucap Badriyah di sela-sela pembebasan Junaidi (36) penyandang disabilitas mental di Desa Tajepan RT 3 kecamatan Kapuas Murung, kabupaten Kapuas, Rabu (5/10/2022).

Sebelumnya Badriyah membebaskan pasung I Ketut Wirye (35), warga Terusan Makmur Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas. Ia mengatakan, bertekad ingin memberikan hak-hak sosial kepada penyandang disabilitas mental, antara lain dengan mengkampanyekan pemenuhan hak penyandang disabilitas mental. “Dalam rangka hari kesehatan jiwa sedunia dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial RI menyelenggarakan kegiatan kampanye sosial pemenuhan hak penyandang disabilitas mental. Antara lain dengan membebaskan pemasungan ini,” jelas Badriyah.

Badriyah, Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru

Kegiatan kampanye sosial ini, lanjut Badriyah, untuk membangun pemahaman dan kepedulian masyarakat dalam mewujudkan inklusifitas penyandang disabilitas mental dalam diberbagai bidang. “Masyarakat terutama keluarga penyandang disabilitas mental harus bisa memahami bagaimana penanganan penyandang disabilitas mental. Berikan hak mereka untuk mendapatkan penanganan pemulihan kesehatan mentalnya. Bukan justru dipasung. Jika keluarga tidak mampu mengatasi aparat setempat harus aktif membantu, bukan malah memasung ramai-ramai,” ucapnya.

Dalam rangkaian acara Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS), Sentra Budi Luhur Banjarbaru memberikan bantuan atensi seperti pemberian peralatan pertanian, bibit tanaman pertanian, peternakan seperti bibit ikan lele, bebas pasung, vaksinasi, reunifikasi dan vaksin yang kegiatan seremonial akan dipusatkan di Yayasan Joint Adulam Ministry (JAM), sebuah yayasan yang konsen menangani ODGJ yang terletak di Jalan Palangkaraya-Sampit Km 18 Marang, Kecamatan Bukit Batu Kota Palangkaraya.

Sentra Budi Luhur Banjarbaru dibawah Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial RI dengan jangkauan wilayah kerja seluruh kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Selatan Kalimantan Utara dan sebagian wilayah Kalimantan Tengah, antara lain Kota Palangkaraya, kabupaten Kapuas, kabupaten Barito Utara, Barito Timur, Barito Selatan, Murung Raya, Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau. (mun)

BACA JUGA

15.9k Pengikut
Mengikuti