PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melanjutkan upaya rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2024 dengan dua jalur utama. Yakni penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU, Tohar, menegaskan bahwa total rekrutmen ASN di PPU tahun ini mencapai 887 formasi, terdiri dari 250 formasi CPNS dan 627 formasi PPPK. Ia menjelaskan bahwa meskipun tahapan pendaftaran PPPK telah dimulai, hasil evaluasi administrasi mungkin baru bisa diumumkan setelah pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) CPNS.
“Rasa-rasanya tidak mungkin berbarengan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengumuman tersebut tidak dapat dilakukan secara bersamaan mengingat banyaknya formasi yang harus diproses. Ia juga membahas paradigma baru dalam rekrutmen ASN 2024-2025, di mana pemerintah daerah diberi kewenangan untuk mengajukan formasi CPNS dan PPPK.
Namun, lanjut Tohar, tantangan terbesar adalah keterbatasan kapasitas fiskal daerah, khususnya dalam hal belanja pegawai yang diatur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dengan begitu, Pemkab PPU tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan rekrutmen dan kestabilan anggaran, memastikan bahwa program rekrutmen ASN dapat berjalan tanpa membebani keuangan daerah.
“Kami menghitung ulang semua formasi dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Meski disetujui untuk jumlah formasi, pertanyaannya adalah seberapa besar anggaran yang tersedia,” pungkasnya. (ADV/DiskominfoPPU/SBK)






