Sabtu, Mei 15, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Perlu Tambahan Rp 1 Triliun, Ada 3 Opsi Bangun Jalan Pendekat Pulau Balang

SAMARINDA – Tambahan dana senilai Rp 1 triliun masih dibutuhkan agar jembatan Pulau Balang bisa sepenuhnya menyambungkan Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Bila tersedia, dana tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan jalan pendekat dari sisi Kariangau (Balikpapan) ke jembatan, pembangunan badan jalan, berikut biaya pembebasan lahan.

Satu hal yang juga penting menurut anggota DPRD Balikpapan Muhammad Adam, proses pembangunan jalan harus ekstra hati-hati karena pengerjaannya berdekatan dengan Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW). Bila pengerjaannya serampangan, dipastikan bakal memicu perlawanan dari aktivis lingkungan serta masyarakat sekitar.

BACA JUGA :  Hampir Selesai, Terbentur Anggaran Jalan Pendekat, Jembatan Pulau Balang Baru Bisa Dilewati 2022

Adam mengatakan, hal itu terungkap saat dirinya menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) antara Pemprov Kaltim, Pemkot Balikpapan dan Komisi III DPRD Balikpapan pada awal pekan ini.  Pemkot Balikpapan, lanjut dia, sudah menetapkan lokasi dimana jalan pendekat dibangun. Namun ini baru sebatas rencana karena pembebasan lahan belum dilakukan. Taksiran anggaran pembangunannya sekitar Rp 1 triliun.

Sementara Pemprov Kaltim mengajukan 3 opsi. Pertama, jalan pendekat dibangun melintasi 3 sungai dimana biayanya Rp 1 triliun, lebih ditambah membayar biaya pembebasan lahan masyarakat. Opsi kedua, jika jalan pendekat tak dibangun melintasi 3 sungai, maka lahan yang harus dibebaskan bertambah lagi hingga perlu biaya tambahan Rp 300 miliar.

BACA JUGA :  Sulit Sepakat di Balikpapan, DPRD Pilih Sektor Pendidikan, Pemkot: Flayover Rapak dan Akses Pulau Balang Mendesak

Maka opsi kedua ini perlu biaya sekitar Rp 1,2 triliun. “Kalua dipilih opsi dua, selain mahal juga akan ditentang warga setempat dan LSM karena terlalu dekat dengan Sungai Wain,” ungkap legislator Kaltim dapil Balikpapan ini. Opsi terakhir atau ketiga, adalah membangun jalan pendekat di atas pesisir pantai

Sedangkan opsi ketiga adalah membangun jalan pendekat dibuat diatas pesisir pantai. “Tapi semua opsi itu masih dibahas lebih lanjut.” Katanya. (akb/red2)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pengedar Ini Dibekuk saat Tidur Pulas, Sabu 5,68 Gram Jadi Bukti

0
BONTANG – Warga Kelurahan Gunung Telihan berinisial NT (38) diringkus jajaran Unit Opsnal Satreskoba bersama Tim Rajawali, Rabu (12/5/2021) sekitar pukul 07.00 Wita. Dia...

Kodim 0908 Bontang Gelar Salat Id, Terapkan Prokes Ketat

0
BONTANG – Kodim 0908/BTG menggelar Salat Id 1442 Hijriah secara berjemaah, Kamis (13/5/2021). Kegiatan dilaksanakan di lapangan Makodim 0908/BTG, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang...

Sabar Ya… Mahkota II Masih Ditutup, Alat Pemeriksa Retakan Jembatan Baru Datang 6 Pekan...

0
SAMARINDA - Jembatan Mahkota II masih harus ditutup hingga waktu yang belum diketahui. Keretakan pylon infrastruktur yang menghubungkan Kecamatan Palaran dan Sambutan di Samarinda,...

Bawa Nama Bontang di Kompetisi Makeup Kreatif, ‘Garuda Wisnu Kencana’ Karya Rere Dini Masuk...

0
BONTANG - Satu lagi talenta muda Bontang berhasil mengharumkan nama Kota Taman di kancah nasional. Dia adalah Rere Dini. Peraih juara harapan III di...

Duel Camat Tenggarong Vs Penambang Berujung Tersangka, Pemerintah Dinilai Lakukan Pembiaran, Warga Diminta Bertindak

0
TENGGARONG - Arfan Boma baru saja menunaikan salat zuhur ketika telepon genggamnya berdering. Camat Tenggarong itu segera menjawab panggilan. Di ujung sambungan, Ketua RT...