Senin, Januari 24, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Penutupan Pos 7 Digantikan Pujasera

BONTANG –  PT Pupuk Kaltim (PKT) dan PT Kaltim Industrialisasi Estate (KIE) akan membangunkan Pujasera bagi para pedagang dan warga yang terdampak atas penutupan Jalan Pos 7 yang menghubungkan antara Kelurahan Guntung dan Loktuan, Kota Bontang. Penutupan jalan ini sebelumnya dikeluhkan warga dan pedagang karena aktivitas jual-beli antara warga dan pedagang setempat ikut tertutup.

Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara PKT dan KIE bersama Komisi I DPRD Bontang terkait dampak sosial masyarakat terhadap penutupan jalan Pos 7, di gedung DPRD Bontang, Senin (22/11/2021).

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Maming

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Maming mengatakan telah menerima keluhan warga dan pedagang yang merasa dirugikan atas kebijakan perusahaan menutup jalan Pos 7.

Di sisi lain, politisi PDIP ini, mengaku dirinya sangat mendukung upaya perluasan pembangunan dari perusahaan, karena berdampak terbukanya lapangan kerja yang dapat meningkat kesejahteraan masyarakat.

Namun, perusahaanharus memikirkan aspek ekonomi dan sosial yang timbul dari penutupan akses jalan itu. “Harus ada solusi, dan kami akan bantu sosialisasikan jika ada program alternatif dari perusahaan,” ucap Maming.

Sementara itu, Staf Direktur Utama, PT KIE, Sutikno mengungkapkan, pihaknya sangat memahami keluhan warga dan pedagang. Karena itulah, perusahaan telah menyiapkan rencana pembangunan pujasera yang saat ini sudah memasuki tahapan tender atau penunjukan langsung pelaksana proyek. “InsyaAllah Desember ini kami sudah mulai. Paling lambat Februari selesai,” ucapnya.

Dengar pendapat antara PKT dan KIE bersama Komisi I DPRD Bontang, Senin (22/11). Foto: Istimewa

Menurut Sutikno, rencana pembangunan pujasera ini telah disosialisasikan kepada masyarakat dan pedagang yang berada di sekitar Pos 7. Pujasera ini dibangun di kawasan Jalan Pelangi, atau jalan alternatif yang sudah diresmikan beberapa waktu lalu.

Ditambahkan Humas PKT Catur Ramora, selain mensupport infrastruktur, pihaknya juga akan memberikan dukungan suprastruktur. Ini akan dikemas dalam bentuk mitra binaan PKT bersama masyarakat. “Saat ini kami sedang proses menyisir masyarakat yang terdampak. Jadi kami upayakan agar masyarakat bisa jadi bagian dari kami,” pungkasnya. (ahr/adv)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Rizal: Tidak Setuju IKN Wajar, Tapi Jangan Hina Warga Kalimantan

0
BALIKPAPAN - Mantan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi termasuk tokoh yang terpantik emosinya akibat ulah Edy Mulyadi. Lewat akun Instagram resminya, tokoh berlatar belakang wartawan...

Inilah Sosok Edy Mulyadi yang Kembali Bikin Gaduh Atas Video Dugaan Penghinaan Kalimantan

0
Edy Mulyadi kembali membuat gaduh dengan video dugaan penghinaan terhadap Kalimantan yang menjadi viral di Twitter. Belum lama ini Edy, juga membuat gaduh, dengan...