Jumat, Agustus 6, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemprov Kaltim Serahkan Bantuan Rp 1,3 M untuk Pertanian Kubar

KUTAI BARAT – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyerahkan bantuan senilai 1,3 miliar melalui Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura yang diserahkan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor secara simbolis pada acara Panen Cabai di Kampung Sumber Bangun, Kecamatan Sekolaq Darat Kabupaten Kutai Barat, Jumat (11/6/2021).

Bantuan bertujuan meningkatkan produksi pertanian dan tanaman pangan hortikultura yang terbaik di Provinsi Kaltim yaitu di Kabupaten Kutai Barat.
“Ini fakta ternyata pertanian dan tanaman pangan hortikultura yang paling modern di Kaltim adalah di Barong Tongkok, dan ternyata pasarnya sudah ke Samarinda.

Bayangkan kalau nanti IKN selesai dan jumlah penduduknya disana antara 2 sampai 3,5 juta orang yang bisa disuplai makanya. Saya selalu suruh cepat-cepatan, kita mengejar kesempatan. Jangan kita santai masyarakat harus siap,” kata Isran Noor.

Bantuan diberikan dalam bentuk alat pertanian dan berbagi bibit atau benih tanaman pangan
“Adapun bantuan yang kalau dihitung-hitung ini sekitar 1,3 miliar yang diberikan untuk tahun 2021 ini,” kata Siti Farisyah Yana, Kepala Dinas Pangan dan TPH Prov Kaltim.

Siti menambahkan, bantuan mesin kultivator sebanyak 2 unit diberikan untuk Kelompok Tani Bangun Harja dan Kelompok Tani Margo Mulyo. Bantuan bibit hortikultura, berupa bibit durian 400 batang diserahkan secara simbolis ke Kelompok Tani Maju Jaya, sedangkan bibit jeruk nipis sebanyak 600 batang diwakilikan ke Kempok Tani Sinar Tani 4.

Yana menambahkan, untuk mendukung peningkatan produksi pangan di Kubar diberikan bantuan benih padi untuk luasan 1.400 hektare secara simbolis diterima Gapoktan Maju Bersama dan Kelompok Tani Karya Utama.

Selanjutnya bibit jagung untuk luasan 1.250 hektare secara simbolis diterima Kelompok Tani Sungai Kelingking dan Kelompok Tani Margo Mulyo.
“Ada juga bantuan untuk ketahanan pangan berupa kegiatan pekarangan pangan lestari kepada 10 kelompok, masing-masing senilai Rp 60 juta. Sehingga total senilai Rp 600 juta secara simbolis diterima oleh Kelompok Wanita Tani Pore Lestari,” jelas Yana. (red2)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PPKM Level 4 Diperpanjang, Pelayanan Disdukcapil Samarinda Sepenuhnya Online

0
SAMARINDA - Kota Samarinda termasuk dalam 8 daerah di Kalimantan Timur yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Konsekuensi dari hal ini...

Gubernur Isran Harap Insentif Nakes Dapat Ditanggung Pemerintah Pusat

0
BALIKPAPAN – Permasalahan pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) yang sudah tidak ditanggung lagi oleh pemerintah pusat, menjadi salah satu poin penyampaian Gubernur kaltim, Isran...