BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui program ‘Bontang Peduli’ kembali menyalurkan bantuan paket sembako di bulan Ramadan, khususnya untuk Tenaga Harian Lepas (THL). Kegiatan ini berlangsung di Pendopo, Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, Kamis (6/3/2025), dengan penyerahan simbolis yang dilakukan oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Sebanyak 545 orang, yang terdiri dari 103 orang dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta 442 orang dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menerima paket sembako. Pembagian sembako ini diharapkan dapat meringankan beban para tenaga harian lepas, yang memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan penataan kota.
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang, Kuba Siga, mengungkapkan dana untuk bantuan ini berasal dari pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bontang.
“Permohonan bantuan yang masuk cukup meningkat pesat, yang sebelumnya hanya mencapai 10 hingga 12 permohonan per hari, kini sudah mencapai 30 lebih permohonan di setiap harinya. Ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Paket sembako yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, yang meliputi beras, minyak goreng, sirup, susu, biskuit, saus, kecap, gula, tepung, sarden, dan margarin.
“Paket ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para penerima, karena berperan penting dalam menjaga kebersihan dan penataan kota,” paparnya.
Kesempatan yang sama, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengapresiasi kontribusi semua pihak yang terlibat dalam meringankan beban masyarakat, terutama bagi tenaga harian lepas yang berperan besar dalam menjaga kebersihan dan lingkungan di wilayah Kota Bontang.
“Saya instruksikan kepada Kadis LH dan Kadis Perkim untuk memperhatikan kesejahteraan para pekerja lepas harian, dengan cara menaikkan upah mereka sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK),” tegasnya.
Tidak hanya itu, Neni pun turut berjanji akan memberikan seragam baru bagi para pekerja lepas harian, sebagai salah satu bentuk perhatian terhadap profesi mereka. Bahkan mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, dan pelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
“Tanggung jawab besar ada di tangan kita semua untuk menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan, agar bumi ini tetap lestari untuk anak cucu kita,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Neni Moerniaeni meminta Baznas Kota Bontang untuk terus tetap melakukan pendampingan, memberikan pelatihan, dan memberikan permodalan kepada tenaga harian lepas agar mereka dapat lebih mandiri.
“Saya berkomitmen untuk terus berupaya agar masyarakat Bontang semakin sejahtera. Mari kita jaga kebersihan, jaga lingkungan, dan bekerja dengan ikhlas,” tutupnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Nicha R