spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pedagang Sebut Banjir di Samarinda Utara Tak Pengaruhi Harga Kebutuhan Pokok

SAMARINDA – Banjir yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Samarinda Utara tidak berdampak signifikan terhadap harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional. Hal ini disebabkan sebagian besar pedagang tidak mengambil pasokan dari wilayah yang terdampak banjir.

Abdul Kahar, seorang penjual sembako di Pasar Segiri, mengatakan harga kebutuhan pokok di pasar cenderung stabil. “Harga pasar ini stabil saja, paling yang harga naik itu dari Sulawesi saja sih, paling beras,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk komoditas sembako lainnya, harga masih terbilang normal. Senada dengan Abdul, Susanti, penjual bawang dan sayur, juga menyampaikan harga beberapa komoditas justru mengalami penurunan.

“Bawang merah itu lagi turun dengan harga 35 ribu per kilogram, dan bawang putih itu naik dengan harga 42 ribu per kilogram,” katanya.

Ia pun mengaku tidak mengambil pasokan dari Samarinda Utara, melainkan dari Sulawesi. Meskipun demikian, disebutkan ada beberapa komoditas tertentu mengalami kenaikan harga.

“Selain bawang putih, itu ada kemiri itu naik juga, biasanya kita menjualnya Rp 60 ribu per kilogram , sekarang malah naik Rp 64 ribu per kilogram,” ungkap Susanti.

Namun secara keseluruhan, pasokan kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional Samarinda masih terjamin meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga.

“Pemerintah daerah terus berupaya untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga stabilitas harga di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu,” tutupnya.

Penulis: Dimas
Editor: Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.