spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Naikkan Anggaran Jadi Rp 1,3 Miliar, Politani Samarinda Bidik P3KM Naik Klaster Madya


SAMARINDA
– Pimpinan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani Samarinda) bertekad menaikkan klaster Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3KM) Politani Samarinda dari klaster binaan ke klaster madya.

Tekad ini disampaikan Direktur Politani Samarinda Hamka dalam Sosialisasi Hibah Penelitian dan Pengabdian P3KM Politani Samarinda beberapa waktu lalu.

Langkah konkret untuk mendukung tekad ini, Politani Samarinda menaikkan anggaran untuk penelitian dan pengabdian pada masyarakat di tahun 2022 ini yaitu menjadi Rp 1,3 miliar. “Tahun lalu (2021, Red.) kita menganggarkan Rp 900 juta,” ungkap lulusan magister Perguruan Tinggi di Thailand ini.

Hamka memaparkan bahwa alokasi anggaran untuk kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat ini dilakukannya setiap tahun. Bahkan dalam tiga tahun ini, nilainya terus bergerak naik. Yaitu Rp 750 juta di tahun 2020, lalu di tahun 2019 senilai Rp 650 juta.

Semua dana dari anggaran tersebut ujar Hamka berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Hal ini dilakukan untuk mendukung upaya memajukan Politani Samarinda di bawah kepemimpinannya.

Hamka menekankan bahwa kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat ini sebagian besar di alokasikan untuk pemberian insentif publikasi dosen, penerbitan hak kekayaan intelektual (HKI), paten, penerbitan buku, penelitian dan kegiatan pengabdian pada masyarakat  di Politani Samarinda.

Publikasi yang dimaksud antara lain publikasi jurnal internasional bereputasi dengan insentif senilai Rp 10 juta. Jurnal internasional dengan insentif senilai Rp 5 juta. Insentif untuk jurnal nasional terakreditasi senilai Rp 1,5 juta dan jurnal lokal Politani Samarinda diberikan insentif senilai Rp 500 ribu.

“Kita akan berikan insentif 5 judul untuk jurnal internasional bereputasi, lalu 10 judul untuk jurnal internasional, 15 judul untul jurnal nasional terakreditasi dan 40 judul untuk jurnal local,” papar alumni Universitas Hasanudin Makassar ini.

Untuk paten, Politani Samarinda papar Hamka akan memberikan insentif senilai Rp 8 juta untuk setiap judulnya. Ia sangat berharap dengan insentif ini, paten dari Politani Samarinda akan meningkat pesat. Mengingat Politani Samarinda adalah perguruan tinggi vokasi yang menghasilkan tenaga terampil dan produk-produk hasil dari pembelajaran.

Jika 400-an lulusan Politani Samarinda yang mengerjakan tugas akhir diusulkan HKI-nya, maka akan ada ratusan HKI dari Politani Samarinda setiap tahunnya. “Dengan gambaran ini maka menaikkan klaster P3KM bukan sesuatu yang mustahil,” pungkasnya. (bz)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pasca Liburan, 398,6 Kg Sampah Terkumpul di Pulau Beras Basah, Sedotan Plastik Setara Luas...

0
BONTANG - Pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri, aksi bersih-bersih dilakukan di Pulau Beras Basah, pada Minggu (15/5/) hingga Senin (16/5). Yang cukup...

Kebakaran di Area Pertamina RU V Balikpapan, Dikabarkan 5 Orang Terluka

0
BALIKPAPAN - Area kilang Pertamina Refinery Unit (RU) V Balikpapan terbakar Minggu (15/5) sekira pukul 11.00 siang tadi. Dikabarkan 5 pekerja terluka, dan satu orang...