SAMARINDA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dalam kunjungannya ke Kalimantan Timur, menyampaikan harapan besar bagi seluruh desa di Indonesia. Ia mengajak seluruh desa untuk bangkit dan berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Saya berharap bukan hanya di Kaltim, tetapi seluruh desa di Indonesia yang jumlahnya lebih dari 75 ribu, ayo bangkit! Ayo kita sama-sama membangun dari desa,” tegas Menteri Yandri
Ia mencontohkan kasus Jepang yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi akibat urbanisasi yang masif. “Kita jangan sampai terjadi seperti itu. Jadi saya berharap desa-desa itu mulai sadar diri bahwa potensi di Indonesia itu ada di desa,” imbuhnya.
Menteri Yandri memiliki visi besar untuk menjadikan desa-desa di Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. “Mari kita garap secara maksimal, mari kita tumbuh kembangkan potensi yang ada jangan didiamkan sehingga nanti mungkin suatu saat kita akan menjadi lumbung pangan dunia,” ujarnya.
Ia pun memberikan gambaran konkret mengenai potensi desa-desa di Indonesia. “Hari ini kita masih banyak impor dari negara-negara lain. Nah kalau semua desa menggeliat sesuai dengan tematik, salah satu kemungkinan di desa tomat, ini desa cabe, ini desa padi, ini desa ikan nila, ini desa melon, ini desa semangka, maka dari 75 ribu desa itu saya kira akan saling melengkapi dan Indonesia tidak akan kekurangan pangan,” jelasnya.
Menteri Yandri juga menekankan pentingnya ketahanan pangan bagi keamanan negara.
“Pertahanan yang paling penting adalah kita kepada pangan, ya punya senjata boleh tapi kalau perut lapar bagaimana mau nembak? Punya nuklir boleh, tapi klo perut kosong, ya gimana?” ujarnya.
Secara khusus untuk Kalimantan Timur, Menteri Yandri meminta agar potensi bekas tambang dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Kalo Kaltim kan tadi saya lihat bekas tambang bisa kita maksimalkan, mungkin ada ke khas’an nya ini,” imbuhnya
“Jadi dulu orang mungkin melihat bekas tambang itu bukan sesuatu sekarang, kita buat sesuatu, dulu tak punya nilai sekarang kita buat nilai, dulu mungkin ga indah sekarang kita buat indah,” jelasnya.
Menteri Yandri telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kaltim, Dandim, dan Kapolres untuk bersama-sama masyarakat dan pemuda, menggali potensi dari bekas tambang tersebut.
Penulis: Dimas
Editor: Nicha R






