spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Legislator Minta Infrastruktur BLK Kutim Perlu Ditingkatkan

SANGATTA – Peningkatan kualitas tenaga kerja lokal tidak hanya bergantung pada kemampuan dasar, tetapi juga harus ditopang oleh sarana pelatihan yang memadai. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yusri Yusuf, yang menilai keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi kunci dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing.

“Kalau anak-anak kita sudah dinyatakan kompeten melalui pelatihan di BLK, maka perusahaan tidak punya alasan untuk tidak menerima mereka,” tegas Yusri saat ditemui, Selasa (3/12/2024).

Politisi Partai Demokrat itu mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya meningkatkan kapasitas BLK yang ada, tetapi juga menggandeng perusahaan-perusahaan di Kutim agar terlibat aktif dalam mendukung penyediaan fasilitas pelatihan.

“Saya berharap pemerintah bisa berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan dalam pengembangan dan penyediaan sarana pelatihan di BLK,” katanya.

Menurut Yusri, keberhasilan pelatihan kerja tak hanya ditentukan oleh fasilitas, namun juga perlu didukung oleh kurikulum yang sesuai kebutuhan industri serta tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya.

“Pelatihan di BLK harus menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Dengan begitu, tenaga kerja kita punya daya saing dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” pungkasnya.

Editor: Agus Susanto

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.