Sabtu, Mei 15, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ismunandar Dihukum 7 Tahun, Encek Unguria 6 Tahun Penjara, Keduanya Dilarang Berpolitik selama 5 Tahun

SAMARINDA – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda sepakat dengan tuntutan jaksa KPK untuk menjatuhkan hukuman penjara selama 7 tahun kepada mantan Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar, karena terbukti menerima suap dan gratifikasi dari rekanan proyek infrastruktur di Kutim tahun anggaran 2019-2020.

Hukuman yang sama dengan tuntutan yakni 6 tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta, juga dijatuhkan pada Encek Unguria Riarinda Firgasih, mantan Ketua DPRD Kutim yang merupakan istri Ismunandar.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa satu, Ismunandar dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda sejumlah Rp 500 juta. Jika denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan (tambahan) selama 6 bulan,” sebut hakim ketua Joni Kondolele, saat membacakan putusan Senin (15/3/2021).

Sidang pembacaan putusan perkara kasus dugaan suap pekerjaan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Foto: istimewa

Selain hukuman badan, kedua terdakwa diharuskan membayar uang pengganti yang nilainya berbeda. Untuk Ismunandar uang pengganti yang harus dikembalikan ke kas negara nilainya Rp 27 miliar subsider 3 tahun penjara tambahan. Sementara Encek harus mengembalikan Rp 629,7 juta subsider 1 tahun penjara.

Hukuman lain berupa pencabutan hak politik selama 5 tahun, yang berlaku sejak keduanya selesai menjalani pidana penjara.

Selepas membacakan amar putusan Ismunandar dan Encek, palu Joni kembali diketuk bagi terdakwa Suriansyah alias Anto, Aswandini, dan Musyaffa. Suriansyah yang mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim, serta Musyaffa (mantan Kepala Bdan Pendapatan Daerah Kutim) sama-sama dihukum selama 5 tahun penjara serta diharuskan membayar denda Rp 250 juta subsider 4 bulan penjara.

Yang agak berbeda soal jumlah uang pengganti. Musyaffa harus mengembalikan uang hasil suap atau gratifikasi senilai Rp 780 juta subsider setahun penjara tambahan. Sedangkan uang pengganti yang dibebankan pada Suriansyah nilainya lebih besar yakni Rp 1,08 miliar subsider satu tahun penjara.

BACA JUGA :  Ismunandar Dibela Mantan Hakim Agung, Disebut Bukan Korupsi Jika untuk Kepentingan Umum

Nama terakhir yang nasibnya diputus hakim adalah Aswandiri Eka Tirta, mantan Kepala PU Kutim. Dia dihukum paling ringan yakni 4 tahun, denda Rp 250 juta subsider 4 bulan penjara. Joni menambahkan, seluruh terdakwa memilik waktu berpikir selama 7 hari, apa menerima hukuman atau mengajukan banding.

Ismunandar, Encek, Suriansyah, Aswandini, dan Musyaffa, diamankan KPK lewat operasi tangkap  tangan (OTT) di sebuah hotel di Jakarta Selatan pada 2 Juli 2020. Mereka diduga menerima uang fee proyek dari Aditya Maharani Yuono, mantan Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dan Deki Arianto (Direktur CV Nulaza Karya).

Sebagai penyuap Aditya akhirnya dihukum selama 1,5 tahun penjara berikut harus membayar denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan. Adapun Deki diganjar hukuman 2 tahun berikut denda Rp 250 juta subsider 4 bulan penjara tambahan. (prs)

BACA JUGA :  Modusnya Minta Jatah 10% dari Proyek, Ismunandar dan Istri Ditahan KPK

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pengedar Ini Dibekuk saat Tidur Pulas, Sabu 5,68 Gram Jadi Bukti

0
BONTANG – Warga Kelurahan Gunung Telihan berinisial NT (38) diringkus jajaran Unit Opsnal Satreskoba bersama Tim Rajawali, Rabu (12/5/2021) sekitar pukul 07.00 Wita. Dia...

Kodim 0908 Bontang Gelar Salat Id, Terapkan Prokes Ketat

0
BONTANG – Kodim 0908/BTG menggelar Salat Id 1442 Hijriah secara berjemaah, Kamis (13/5/2021). Kegiatan dilaksanakan di lapangan Makodim 0908/BTG, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang...

Sabar Ya… Mahkota II Masih Ditutup, Alat Pemeriksa Retakan Jembatan Baru Datang 6 Pekan...

0
SAMARINDA - Jembatan Mahkota II masih harus ditutup hingga waktu yang belum diketahui. Keretakan pylon infrastruktur yang menghubungkan Kecamatan Palaran dan Sambutan di Samarinda,...

Bawa Nama Bontang di Kompetisi Makeup Kreatif, ‘Garuda Wisnu Kencana’ Karya Rere Dini Masuk...

0
BONTANG - Satu lagi talenta muda Bontang berhasil mengharumkan nama Kota Taman di kancah nasional. Dia adalah Rere Dini. Peraih juara harapan III di...

Duel Camat Tenggarong Vs Penambang Berujung Tersangka, Pemerintah Dinilai Lakukan Pembiaran, Warga Diminta Bertindak

0
TENGGARONG - Arfan Boma baru saja menunaikan salat zuhur ketika telepon genggamnya berdering. Camat Tenggarong itu segera menjawab panggilan. Di ujung sambungan, Ketua RT...