Jumat, Oktober 22, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dukung Proyek Strategis Nasional IPP Jawa-1, Badak LNG Sukses Laksanakan Proses Gassing Up and Cooling Down (GU/CD) FSRU Jawa Satu

BONTANG – Kapal FSRU Jawa Satu yang merupakan fasilitas pendukung utama dan terintegrasi dengan Independent Power Producer (IPP Jawa-1) tiba di Terminal Badak LNG Bontang untuk melaksanakan proses Gassing Up and Cooling Down (GU/CD) pada 12 – 14 Februari 2021.

Tahapan tersebut harus dilakukan untuk mempersiapkan Kapal FSRU Jawa Satu agar dapat digunakan secara aman untuk proses selanjutnya yaitu sebagai tempat penyimpanan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) yang akan di regasifikasi.

“Badak LNG sangat bangga atas kepercayaan yang diberikan untuk melaksanakan salah satu tahapan yang dinilai sangat kritikal tersebut. Alhamdulillah, semua proses berjalan aman dan lancar dengan durasi sekitar 40 jam, 2 jam lebih singkat dari perkiraan awal”, ungkap Henny Trisnadewi selaku Corporate Secretary Badak LNG.

“Badak LNG sebagai bagian dari Pertamina Group berkomitmen penuh dan siap berkontribusi dalam mendukung penyediaan energi nasional. Kegiatan GU/CD tersebut kami lakukan sebagai salah satu bentuk support & service perusahaan dalam menyukseskan proyek IPP Jawa-1” tambah Henny.

Ceremony of FSRU Jawa Satu’s First GU/CD at Bontang LNG Terminal

Selain dikenal sebagai operator kilang LNG yang berpengalaman lebih dari 46 tahun, Badak LNG juga dikenal mampu memberikan pelayanan dalam hal Gassing Up and Cooling Down, Technical Services, Operation & Maintenance Services, Commissioning & Start Up Assistance, Learning Center dan Research & Development untuk industri LNG di hampir seluruh benua.

Kapal FSRU Jawa Satu yang dimiliki oleh PT Jawa Satu Regas (JSR) memiliki kapasitas kargo penyimpanan LNG sebesar 170.150 m3, dengan kapasitas unit regasifikasi 300 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Kapal FSRU yang resmi diberi nama Jawa Satu oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, yang juga didaulat menjadi Godmother of the vessel tersebut nantinya akan terintegrasi dengan pembangkit listrik bertenaga gas dengan turbin ganda (CCGT/Combined Cycle Gas Turbin) berkapasitas 1.760 MW yang merupakan proyek strategis nasional, yang akan berkontribusi besar pada pemenuhan kebutuhan listrik di Indonesia. (mr/adv)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Hebat, Bontang Dinobatkan Kota Bersih di Asia Tenggara

0
JAKARTA – Kota Bontang, salah satu dari tiga kota di Indonesia dinobatkan sebagai Kota Ramah Lingkungan/Bersih di Asia Tenggara. Penghargaan itu diberikan The Association...

Pemuda Curi Celana Dalam Perempuan, Warga Jelawat Resah

0
SAMARINDA – Kaum hawa di Samarinda resah. Aksi pencurian celana dalam perempuan yang sedang dijemur terjadi di Jalan Jelawat, Samarinda Ilir, Rabu (21/10/2021). Aksi...