spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BPJS Ketenagakerjaan Bontang Serahkan Bantuan APD Jasa Konstruksi

BONTANG – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang memberikan bantuan kepada empat perusahaan peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan berupa alat pelindung diri (APD) jasa konstruksi sebanyak 200 set. Didalamnya termasuk helm proyek, rompi keamanan tali silang dan sarung tangan.

Empat perusahaan yang menerima bantuan APD tersebut antara lain Karunia Sumber Sari Makmur, Ray Anjerrah, Mega Perkasa Jaya dan Manna Jaya.

Penyerahan bantuan ini yang merupakan bagian dari program promotif dan preventif BPJS Ketenagakerjaan diserahkan langsung di masing-masing kantor perusahaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang Ramdani menyampaikan pemberian bantuan ini merupakan program rutin setiap tahun sebagai bentuk peran BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kemampuan peserta dalam mencegah risiko-risiko pekerjaan yang dapat terjadi.

BACA JUGA :  Si Jago Merah Mengamuk Awal Tahun, Rumah dan Lahan Jadi Sasaran

“Program promotif dan preventif ini adalah salah satu contoh program kerja rutin tahunan kami. Tahun lalu kami membagikan APD dan multivitamin kepada peserta, karena tahun lalu merupakan puncak dari pandemi COVID-19. Tahun ini juga kami memberikan bantuan APD lagi dengan bentuk yang berbeda,” ungkap Ramdani.

Selain menyerahkan paket APD jasa konstruksi, BPJS Ketenagakerjaan Bontang juga mensosialisasikan program jaminan sosial ketenagakerjaan yang dikelola kepada peserta di masing-masing perusahaan.

Kegiatan kunjungan BPJS Ketenagakerjaan tersebut disambut baik oleh pihak perusahaan yang terlihat dari perusahaan yang antusias mengajukan pertanyaan seputar jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Dari tahun ke tahun beragam program bantuan kepada para peserta BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk perhatian BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap semoga kegiatan ini terus berlangsung secara kesinambungan dan harapannya bantuan ini dapat bermanfaat bagi pekerja dan perusahaan atau pemberi kerja,” pungkas Ramdani. (adv/ahr)

BACA JUGA :  Sudah Damai 5 Tahun Lalu, Direktur RSUD Kudungga Heran Dilaporkan Malapraktik ke Polda
15.9k Pengikut
Mengikuti