SAMARINDA — Staf Ahli Gubernur Kalimantan Timur Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah, dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Murdiyatno, mengapresiasi langkah Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-SPP) Negeri Samarinda yang aktif mendorong kemandirian pangan melalui panen bersama tanaman hortikultura, Kamis (10/4/2025).
Panen tersebut mencakup melon hidroponik varietas g-rock F1, 500 tanaman tomat, dan 1.200 tanaman jagung yang merupakan hasil praktik siswa. Kegiatan ini menjadi simbol keberhasilan pembelajaran vokasi berbasis praktik dan pengembangan pertanian modern.
“Ini bagian dari upaya kita membangun kemandirian pangan melalui inovasi di sektor pertanian, termasuk optimalisasi lahan rawa,” kata Arief dalam sambutannya.
Ia menambahkan, SMK-SPP berperan penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan Kalimantan Timur sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Kepala SMK-SPP Negeri Samarinda, Elis Susiana, menjelaskan panen ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 terkait percepatan pembangunan jaringan irigasi. Sekolah juga akan mengembangkan lahan rawa seluas 4,81 hektare sebagai bagian dari program revitalisasi pertanian.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Rahmat Ramadhan, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan motivasi kepada para siswa. Ia menegaskan bahwa Pemprov Kaltim mendukung penguatan pendidikan vokasi, termasuk memberikan program kuliah gratis untuk jenjang S1.
“Jadilah petani modern. SMK seperti ini telah membuktikan kemampuannya menjawab kebutuhan zaman dan mencetak lulusan yang siap kerja,” ujarnya.
Kegiatan panen bersama ini menegaskan komitmen SMK-SPP Negeri Samarinda dalam mendukung swasembada pangan, sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah vokasi lainnya di Kaltim.
Penulis: Hanafi
Editor: Nicha R






